Langsung ke konten utama

ddaebak! Apa angin yang menyampaikannya?

about You-know-who!
tadi sore karena masih mager balik ke kosan, z nemenin Sangki rapat Bina Desa dulu. rapetnya bareng Utuy sih, jadi ya santai aja kalau nongol disamping mereka. hhehe
kelar rapat giliran Sangki yang mager balik, jadinya kita muter-muter kampus. terus z nemenin Sangki solat ashar di gedung a. sengaja milih disana, karena lagi ada acara wisuda, mesjid pasti rameee banget. jadi males jalan kesananya. 
di gedung a ada dua ruangan yang dimanfaatkan sebagai tempat solat. satu untuk laki-laki satu untuk perempuan. di sepanjang lorong gedung a ada beberapa mading. mulai dari mading BEM, ISEG, FMC, Pena Bangsa, sampai mading kosong yang dijadiin buat nempelin hasil ujian. 
z yang kebetulan lagi jadwalnya gak solat selalu suka menelusuri mading-mading ini. 
ngeliat-liat. soalnya suka banyak info menarik dan foto-foto lucu. 
setelah bosan menatap mading-mading ini, sebagian dari itu belum di update, akhirnya Sangki kelar solat dan manggil z buat balik. 
"zi, yuk"
"udah beres?" mulai jalan ke arahnya Sangki. 
tiba-tiba nge-freeze. otak z berusaha menerjemahkan apa yang dilihat oleh mata. memproses informasi yang ada, mengidentifikasi hingga akhirnya melaporkan kalau sosok yang tertangkap pandangan mata z itu emang dia. momen nge-freeze itu akhirnya buyar setelah z yakin itu emang orang yang z kenal. You-know-who. dan sekarang dia lagi senyum. 
HAHAHAAAA!







momen nge-freeze itu sebenernya karena sepanjang muterin kampus tadi z cerita ke Sangki. 
"udah dua hari ngampus tetep gak ketemu You-know-who nih. mungkin emang dia gak ada jadwal kali yah Ki"
"iya, bisa jadi."
"mungkin Kamis ketemu. kan jadwal matakuliah itu paralel, dia juga ngambil itu kan"
ini masih hari Selasa. dan z senang ~~

Komentar

  1. dan akhirnya tadi baru tau jadwalnya gak Kamis tapi Selasa! okay, bye kelas Kamis -___-

    BalasHapus

Posting Komentar

terimakasih sudah membaca ^O^

Postingan populer dari blog ini

Ada

Ada waktu waktu yang seharusnya kita lupakan Seperti membalik halaman novel kedua puluh menuju halaman dua puluh satu Atau bahkan langsung meloncat ke halaman empat ratus dua puluh enam, sedang halaman ke empat ratus dua puluh tujuh tempat frasa The End berada Ada senja senja yang mestinya terlewat begitu saja Meski hujan rintik, lampu taman meredup, bangku taman basah, anak-anak bermain bola dengan girang, Ada bunga bunga terlarang untuk kita simpan Yang kadang misteriusnya melebihi mawar, wanginya melebihi semerbak melati, teduhnya melebihi kamboja Ada Ada hal hal yang patutnya diacuhkan Tapi mantra apa yang perlu diucap? Jika saja mantra itu benar adanya ... Ada. Lafadznya 19 November 2015 ngga sengaja nemu puisi ini di laptop. puisi yang ditulis pada saat dirumah dan cuti kuliah.

Email, pagi ini.

Dear Mr. Manager Good morning Setelah menimbang dan berfikir berulang kali, saya minta maaf. I just feel so drained that i don't have energy to fill this paper. To stand by myself, for explained what i did. I feel like i lost myself at this point. I am sorry but on serious note, typing this email with teary eyes. ...

ala Chef

Hi! Akhirnya update blog lagi. Btw, hari ini masak. Yah biasa sih, kalau dirumah emang harus masak sendiri, karena Mama kerja, pulangnya baru sore, jadi kalau mau makan sesuatu yang masih anget ya masak sendiri. Nanti z ceritain masak apa hari ini. jari luka Tadi waktu masak ada drama! darah di cangkang telor Jadi tadi mau motong jeruk nipis, karena masaknya di toko dan gak ada talenan (alas buat motong) jadi sok-sok an motong sambil megang jeruk nipisnya, terus yah alih-alih motong jeruk nipis malah motong jari telunjuk ^^ Langsung berdarah. Sebenernya luka nya gak begitu dalam, tapi Z  biasanya kalau luka, darahnya susah berhenti. Padahal papa udah bilang, motongnya di meja aja, dialas pakai plastik. Nanti luka jarinya. Dan kejadian. Karena malu, meskipun perih langsung ditutup pakai tissue. Masih sok-sok an gamau bilang, udah ngabisin dua tissue penuh darah segar dan darahnya sampai tumpah ke cangkang telor, terus dialirin air yang banyak banget, tetep aja darah...