Langsung ke konten utama

random -badmood --> cinta brontosaurus

tadi habis kena kritik sama anaknya pak Sujadi, Ayin. jadi badmood.
bukan karena Z gak suka dikritik tapi lebih ke karena z sadar kalau yang dia bilang itu bener, dan ngerasa bingung aja, gak habis pikir kenapa z sampai bertingkah seperti itu. 
Ayin bilang "menurut aku sih kamu itu emang keliatan banget bedanya waktu lab. mungkin kalau buat orang lain itu kedengerannya seperti gak suka, tapi kalau buat aku itu justru memperlihatkan kalau kamu tu suka"
akibat merasa tersadarkan oleh sikap konyol yang z lakukan selama di lab itu, jadinya males ngelanjutin ngampus. niatnya mau memperbaiki dan berusaha menetralisir kekacauan yang lagi berproses di diri z. akhirnya skip kelas PO. alasan lainnya sih karena emang udah berniat skip kelas itu. 
gara-gara badmood nyampe kosan langsung solat zhuhur dan tidur sampai masuk jam ashar. bener-bener berusaha keras ngelupain semua beban tugas-tugas, beban cucian dst. pilihan terakhir berlabuh ke nonton film Cinta Brontosaurus. film lama sih, kocak, garing dan sempat ngerasa agak bosen juga ditengah tapi teteup nonton sampai akhir dan malah mewek-cengengesan-gak jelas gitu. lumayan sih, nonton hal konyol seperti itu jadi ngebuat z lebih ngerasa ringan. honestly z masih pengen nangis banyak untuk banyak hal yang sedang terjadi, tangis kemarin malam belum keluar semua. lagi butuh teriak-teriak sepuasnya, ngeluarin semua yang ingin z keluarin. fyi, ini bukan hanya masalah hati
tidak sesederhana itu hingga z butuh mengeluarkan semuanya. 


beberapa quotes nya film kocak itu : 

masalah suka menyuka ini sebenernya bisa disederhanakan, hanya dengan konsep "aku suka dia". seperti
halnya anak kecil yang menjalani perasaan cinta monyet mereka. tanpa perlu berpikir aneh-aneh.

terkadang kita juga harus memenangkan keluarganya

emang butuh alasan? ngeberesin apa yang harus diberesin

masalahnya bukan sempurna atau nggaknya, tapi gimana kita bisa menerima ketidaksempurnaan itu

seberapa yakin kita terhadap apa yang kita punya dan seberapa mau kita memperjuangkannya
menjadikannya sebagai bagian dari perjalanan cinta kita
bahwa kita ada untuk selamanya

Postingan populer dari blog ini

Ada

Ada waktu waktu yang seharusnya kita lupakan Seperti membalik halaman novel kedua puluh menuju halaman dua puluh satu Atau bahkan langsung meloncat ke halaman empat ratus dua puluh enam, sedang halaman ke empat ratus dua puluh tujuh tempat frasa The End berada Ada senja senja yang mestinya terlewat begitu saja Meski hujan rintik, lampu taman meredup, bangku taman basah, anak-anak bermain bola dengan girang, Ada bunga bunga terlarang untuk kita simpan Yang kadang misteriusnya melebihi mawar, wanginya melebihi semerbak melati, teduhnya melebihi kamboja Ada Ada hal hal yang patutnya diacuhkan Tapi mantra apa yang perlu diucap? Jika saja mantra itu benar adanya ... Ada. Lafadznya 19 November 2015 ngga sengaja nemu puisi ini di laptop. puisi yang ditulis pada saat dirumah dan cuti kuliah.

Email, pagi ini.

Dear Mr. Manager Good morning Setelah menimbang dan berfikir berulang kali, saya minta maaf. I just feel so drained that i don't have energy to fill this paper. To stand by myself, for explained what i did. I feel like i lost myself at this point. I am sorry but on serious note, typing this email with teary eyes. ...

ala Chef

Hi! Akhirnya update blog lagi. Btw, hari ini masak. Yah biasa sih, kalau dirumah emang harus masak sendiri, karena Mama kerja, pulangnya baru sore, jadi kalau mau makan sesuatu yang masih anget ya masak sendiri. Nanti z ceritain masak apa hari ini. jari luka Tadi waktu masak ada drama! darah di cangkang telor Jadi tadi mau motong jeruk nipis, karena masaknya di toko dan gak ada talenan (alas buat motong) jadi sok-sok an motong sambil megang jeruk nipisnya, terus yah alih-alih motong jeruk nipis malah motong jari telunjuk ^^ Langsung berdarah. Sebenernya luka nya gak begitu dalam, tapi Z  biasanya kalau luka, darahnya susah berhenti. Padahal papa udah bilang, motongnya di meja aja, dialas pakai plastik. Nanti luka jarinya. Dan kejadian. Karena malu, meskipun perih langsung ditutup pakai tissue. Masih sok-sok an gamau bilang, udah ngabisin dua tissue penuh darah segar dan darahnya sampai tumpah ke cangkang telor, terus dialirin air yang banyak banget, tetep aja darah...