Langsung ke konten utama

jangan salah menginterpretasikan pesan

hai
lama ya tidak posting sesuatu di blog. debu sanah-sinih deh blog nya. kemarin2 ini padahal ada banyak banget yang mau z share. tapi entah kenapa ada galat blogspot gitu. z sampai udah googling buat nyari tau gimana cara ngatasinnya, tapi tetep gak bisa kebuka. z udah mulai parno sih, kayak mikir jangan-jangan ini blog nya di hack terus ntar di posting yang aneh-aneh gt sama orang lain dan meng-atas-namakan z. atau jangan-jangan ini blogspot udah bangkrut dan merger sama situs yang lain jadi semua tulisan z di blogspot udah gak bisa dibuka lagi atau kehapus sistem gitu. parno banget lah! secara kan z banyak nulis disini, sekalipun yang lebih banyak curhat gak penting, tapi ada beberapa puisi dan potongan cerpen yang z share dan to be honest, z gak punya backup file nya di laptop. jadi kalau pemikiran kacau z itu kejadian, udahlah nggak ngerti lagi.

kemarin-kemarin ini ada beberapa kejadian gitulah. dari yang ngebikin senyum, ketawa, senyum-senyum sendiri sampai nangis.
bingung sih mau mulai cerita lagi dari yang mana.
mungkin buat di postingan ini, mau cerita yang paling z rasain banget malam ini deh ya.

hmm, malam ini. maksud z sepagi ini (waktu lagi ngetik sampai disini lagi jam 1:26) z lagi dm-an sama bocah nomor 1, Galant.
dengan segenap rasa penasaran z nanya kenapa akhir-akhir ini dia gak pernah bales mention z. kadang jadi sebel sendiri. siapa yg gak sebel coba, udah nge-mention dan seluruh follower tau kalau kita mention dia tapi dia gak bales, dan saat yang sama dia ngebales mention temennya yang lain. itu seolah-olah --kalau orang lain gak tau apa-apa-- z itu kayak stalker yang mau cari perhatian gitu jadi sering mention, nah si dia nya gak kenal dan gak suka sama z makanya gak pernah bales mention. kan tengsing dong kalau orang-orang jadi mikir gitu tentang z. padahal Gallant tu selalu ngebales mention z, tapi via dm. in other words yang bisa tau dan liat percakapan kita yah cuma kita berdua. kecuali kalau waktu dm-an lagi bareng temen-temen sekampung, atau dm nya dibacain keras-keras kayak baca puisi.
in this position, I don't want something like misperception happened. mengerti lah ya gimana maksud z. sesuatu seperti itu sangat mungkin terjadi mengingat kita gak jarang berbagi kalimat-kalimat "tidak penting". yang kalau z sama temen-temen yang lain, ke Cawan misalnya itu gak ngefek karena saking biasanya dan deketnya kita. tapi kan ini posisi nya beda. intinya gini, Cawan dan Gallant itu beda. kalau sama Cawan se ancur-ancurnya z di depan dia z gak masalah, z bener-bener menganggap Cawan sebagai orang yang mengenal z dari sisi yang ancur dan jelek, kenal z luar-dalam, jadi ketika kami bertukar kalimat "z kangen cawan", "wak taragak samo puak", "baa kok makin gapuak se kini ko?" dst. itu menjadi hal yang biasa saja. beda sama Gallant. buat z, Gallant itu mengenal z dari sisi yang baik, manis dan bener. dan z gak mau mengganti sudut pandangnya, jadi ketika kita I mean dia ngasih kalimat-kalimat yang senada itu, itu kalimat sedikit banyaknya ngefek loh. sekalipun efeknya perkalimat diikiittt banget, yang kalau di ucapin sekarang paling ngefek saltingnya cuma 1detik, tapi kalau kalimatnya sering dan berulang gimana? repot kan..
makanya, buat mengantisipasi itu, z mau memperjelas kenapa perlakuannya jadi beda akhir-akhir ini. dari yang sering mention pindah ke dm. dan jawaban Gallant?
"mau private aja sama kamu"
dann lalalalaaaa, panjang aja balesannya
"kebiasaan chat di fb sih, jadi kebawa di twitter"
nah loh? okeh z menyimpulkan sendiri Gallant jadi berubah haluan gitu karena kebiasaan di fb. karena sebenernya z gak nangkep nih mau private disini maksudnya gimana. dan semoga sampai disini udah clear.
itu cerita tentang Gallant.

waktu itu z posting kalimat ini di twitter :
ya, kamu. kalau mau masuk silahkan, mau keluar jg boleh. pintunya terbuka. tapi tolong jgn berdiri di pintu : macet.
ini sedang menggambarkan suatu kondisi loh. semoga kondisinya sudah
menjadi lebih baik :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Email, pagi ini.

Dear Mr. Manager Good morning Setelah menimbang dan berfikir berulang kali, saya minta maaf. I just feel so drained that i don't have energy to fill this paper. To stand by myself, for explained what i did. I feel like i lost myself at this point. I am sorry but on serious note, typing this email with teary eyes. ...

Birthday Blues

Untuk diri yang mencintai kata-kata, hidup diantara yang tidak mampu membaca adalah sebuah kesialan yang menjadi candu. Kamu tau itu menyesakkan, tapi kamu selalu suka menantang diri sendiri sambil bilang, 'i can handle this'. Mengutip sebuah judul lagu minang yang gak sengaja mengalun saat menuliskan ini, "Kadang antahlah tapi baalah" Sekali waktu ada momen lelah banget. Banyak kalimat-kalimat sudah dituliskan tapi kemudian urung diungkapkan. Belum dirilis saja, sudah terbayang reaksi dari orang-orang yang tak mampu membaca. 'Jangan curhat di sosmed, gak baik' 'Jangan cengeng, mengeluh tidak membuat semua jadi selesai' 'Apasih lebay banget. Gitu aja sedih' 'Banyak yang lebih susah dari itu' Lalu akhirnya kalimat-kalimat jadi terpangkas. Kata-kata mulai banyak yang hilang. Lalu lagu Minang lainnya yang tengah mengalun di akhir tulisan ini, 'Mandi ka lubuak mandalian Udang disangko tali tali Mabuak untuang jo parasaian Patang disangk...

ala Chef

Hi! Akhirnya update blog lagi. Btw, hari ini masak. Yah biasa sih, kalau dirumah emang harus masak sendiri, karena Mama kerja, pulangnya baru sore, jadi kalau mau makan sesuatu yang masih anget ya masak sendiri. Nanti z ceritain masak apa hari ini. jari luka Tadi waktu masak ada drama! darah di cangkang telor Jadi tadi mau motong jeruk nipis, karena masaknya di toko dan gak ada talenan (alas buat motong) jadi sok-sok an motong sambil megang jeruk nipisnya, terus yah alih-alih motong jeruk nipis malah motong jari telunjuk ^^ Langsung berdarah. Sebenernya luka nya gak begitu dalam, tapi Z  biasanya kalau luka, darahnya susah berhenti. Padahal papa udah bilang, motongnya di meja aja, dialas pakai plastik. Nanti luka jarinya. Dan kejadian. Karena malu, meskipun perih langsung ditutup pakai tissue. Masih sok-sok an gamau bilang, udah ngabisin dua tissue penuh darah segar dan darahnya sampai tumpah ke cangkang telor, terus dialirin air yang banyak banget, tetep aja darah...