Langsung ke konten utama

Kurang obat

Hari ketiga UN nya adek.
Semoga Allah melancarkan semua ujiannya. Aamiin

Rindu adek. Dia sedang ada di fase ribet-sibuk-degdegan ngadepin ujian demi ujian. Sedang mbaknya ada di fase nyaris-lelah-nyari-semangat buat menulis skripsi yang tak kunjung dimulai. Masih kesulitan mendapatkan acc judul sampai saat ini.
Btw, udah dua hari ngga minum obat. Seharusnya jadwal kontrol dua hari yang lalu, tapi karena dua hari ini ada kelas dan jadwal dokter selanjutnya baru ada hari Jumat, dengan terpaksa beberapa hari ini ngga minum obat. Rasanya ngobat berbulan bulan dan sekarang terhenti beberapa hari itu seperti ada yang kurang dari setiap hari nya. Dua hari ini susah tidur. Rasa cemas berlebih dan males bertemu orang-orang.
Hari ini jadwal wisuda FEB bulan mei. Kalau bukan karena Debo wisuda hari ini, z ngga mau ke kampus hari ini. Ada yang janggal datengin wisudanya temen, pengen ngasih selamat dengan penuh senyuman tapi ada yang nyeri di ulu hati inget judul belum kunjung ditemukan sedang teman udah wisudaan :((
semoga segera menyusul.
Ribetnya kalau udah gini, harus mulai menyusun kembali sisa sisa semangat dan keberanian buat nemuin pembimbing. Males pulang karena bakal diberondong pertanyaan kapan lulus. Butuh adek buat marah marahin mbaknya. Dan butuh obat untuk mengurangi pergolakan mood.
Semoga adek segera lulus dari pesantren dan lulus di SMA terbaik. Ah ya, mbak Desti insyaallah mau menikah setelah lebaran idul fitri tahun ini, sekitar bulan juli. Alhamdulillah. Tapi z males pulang ke palembang buat datengin nikahannya mbak desti. Sejak sakit, z mulai mengurangi intensitas berada di keramaian, sering ngerasa disorientasi sama lingkungan yang rame dan ngurangi waktu ketemu sama orang orang. Mulai mengurangi kecerewetan dan lebih banyak diam. Tapi kata Bob, z lebih banyak murung nya sekarang. Ngga tau kenapa, karena skripsi mungkin.
Hari ini Arijal dan Bob juga wisuda, kita, #ACHimakunpad2014 ngasih dasi buat mereka berdua. Harus ngedatengin wisuda mereka juga sore ini. Semoga baik baik aja pulang dari wisudaan yang pasti rame banget.  Z ikut senang atas wisudanya teman teman.
Sekian.

Postingan populer dari blog ini

Email, pagi ini.

Dear Mr. Manager Good morning Setelah menimbang dan berfikir berulang kali, saya minta maaf. I just feel so drained that i don't have energy to fill this paper. To stand by myself, for explained what i did. I feel like i lost myself at this point. I am sorry but on serious note, typing this email with teary eyes. ...

Birthday Blues

Untuk diri yang mencintai kata-kata, hidup diantara yang tidak mampu membaca adalah sebuah kesialan yang menjadi candu. Kamu tau itu menyesakkan, tapi kamu selalu suka menantang diri sendiri sambil bilang, 'i can handle this'. Mengutip sebuah judul lagu minang yang gak sengaja mengalun saat menuliskan ini, "Kadang antahlah tapi baalah" Sekali waktu ada momen lelah banget. Banyak kalimat-kalimat sudah dituliskan tapi kemudian urung diungkapkan. Belum dirilis saja, sudah terbayang reaksi dari orang-orang yang tak mampu membaca. 'Jangan curhat di sosmed, gak baik' 'Jangan cengeng, mengeluh tidak membuat semua jadi selesai' 'Apasih lebay banget. Gitu aja sedih' 'Banyak yang lebih susah dari itu' Lalu akhirnya kalimat-kalimat jadi terpangkas. Kata-kata mulai banyak yang hilang. Lalu lagu Minang lainnya yang tengah mengalun di akhir tulisan ini, 'Mandi ka lubuak mandalian Udang disangko tali tali Mabuak untuang jo parasaian Patang disangk...

ala Chef

Hi! Akhirnya update blog lagi. Btw, hari ini masak. Yah biasa sih, kalau dirumah emang harus masak sendiri, karena Mama kerja, pulangnya baru sore, jadi kalau mau makan sesuatu yang masih anget ya masak sendiri. Nanti z ceritain masak apa hari ini. jari luka Tadi waktu masak ada drama! darah di cangkang telor Jadi tadi mau motong jeruk nipis, karena masaknya di toko dan gak ada talenan (alas buat motong) jadi sok-sok an motong sambil megang jeruk nipisnya, terus yah alih-alih motong jeruk nipis malah motong jari telunjuk ^^ Langsung berdarah. Sebenernya luka nya gak begitu dalam, tapi Z  biasanya kalau luka, darahnya susah berhenti. Padahal papa udah bilang, motongnya di meja aja, dialas pakai plastik. Nanti luka jarinya. Dan kejadian. Karena malu, meskipun perih langsung ditutup pakai tissue. Masih sok-sok an gamau bilang, udah ngabisin dua tissue penuh darah segar dan darahnya sampai tumpah ke cangkang telor, terus dialirin air yang banyak banget, tetep aja darah...