Langsung ke konten utama

unfaedah convo



Kali ini bukan random chat, tapi beneran random convo pas lagi serius dan tegang campur kesal ngerjain quotation yang error mulu, mba Resti nyamperin. Katanya sih ada yang nitip salam. Tapi gatau deh siapa yang ngaku-ngaku nitip salam itu.

Jadi awalnya karena terlalu sering di-cie-cie-in dengan siapapun yang statusnya masih single, entah itu di kantor Subang apa di Tangerang, jadi ya biasa aja. Beneran dianggapnya becanda doang. Sampai yang entah bagaimana asal mula nya, dari becandaan mulai jadi gosip penuh bumbu dan dugaan sana-sini. Mulai dari dugaan zia sudah punya pacar ldr-an di Jepang sampai punya calon pilihan Mama yang sudah siap mengkhitbah setelah lulus MT!

Dibawa ketawa aja sih, kok ya dugaannya ngawur banget gitu yang berhembus di luaran sana. Padahal ga pernah cerita apa-apa terkait laki-laki kecuali seperlunya, itu juga cuma sama mba Li, mba Fir, dan mas Zaki. Tau-tau denger gosip punya pacar yang lagi di Jepang tuh asa gimanaa gitu. Takjub sendiri sih, jadi pengen mengaminkan... *loohh hahahha becandaa!! mana kuat ldr sejauh ituuh 😂

Yang hari ini kejadiannya gara-gara mba Resti abis balik dari PEMI, kalau ga salah emang kebetulan ada orang SUAI lagi ada kegiatan di PEMI. Nah tapi entah bagaimana ceritanya dan entah siapa itu orang SUAI yang menitipkan salam, yang katanya dari pacar. Hmmmm iyain aja deh biar cepet 😂

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Email, pagi ini.

Dear Mr. Manager Good morning Setelah menimbang dan berfikir berulang kali, saya minta maaf. I just feel so drained that i don't have energy to fill this paper. To stand by myself, for explained what i did. I feel like i lost myself at this point. I am sorry but on serious note, typing this email with teary eyes. ...

Birthday Blues

Untuk diri yang mencintai kata-kata, hidup diantara yang tidak mampu membaca adalah sebuah kesialan yang menjadi candu. Kamu tau itu menyesakkan, tapi kamu selalu suka menantang diri sendiri sambil bilang, 'i can handle this'. Mengutip sebuah judul lagu minang yang gak sengaja mengalun saat menuliskan ini, "Kadang antahlah tapi baalah" Sekali waktu ada momen lelah banget. Banyak kalimat-kalimat sudah dituliskan tapi kemudian urung diungkapkan. Belum dirilis saja, sudah terbayang reaksi dari orang-orang yang tak mampu membaca. 'Jangan curhat di sosmed, gak baik' 'Jangan cengeng, mengeluh tidak membuat semua jadi selesai' 'Apasih lebay banget. Gitu aja sedih' 'Banyak yang lebih susah dari itu' Lalu akhirnya kalimat-kalimat jadi terpangkas. Kata-kata mulai banyak yang hilang. Lalu lagu Minang lainnya yang tengah mengalun di akhir tulisan ini, 'Mandi ka lubuak mandalian Udang disangko tali tali Mabuak untuang jo parasaian Patang disangk...

ala Chef

Hi! Akhirnya update blog lagi. Btw, hari ini masak. Yah biasa sih, kalau dirumah emang harus masak sendiri, karena Mama kerja, pulangnya baru sore, jadi kalau mau makan sesuatu yang masih anget ya masak sendiri. Nanti z ceritain masak apa hari ini. jari luka Tadi waktu masak ada drama! darah di cangkang telor Jadi tadi mau motong jeruk nipis, karena masaknya di toko dan gak ada talenan (alas buat motong) jadi sok-sok an motong sambil megang jeruk nipisnya, terus yah alih-alih motong jeruk nipis malah motong jari telunjuk ^^ Langsung berdarah. Sebenernya luka nya gak begitu dalam, tapi Z  biasanya kalau luka, darahnya susah berhenti. Padahal papa udah bilang, motongnya di meja aja, dialas pakai plastik. Nanti luka jarinya. Dan kejadian. Karena malu, meskipun perih langsung ditutup pakai tissue. Masih sok-sok an gamau bilang, udah ngabisin dua tissue penuh darah segar dan darahnya sampai tumpah ke cangkang telor, terus dialirin air yang banyak banget, tetep aja darah...