Iseng nyobain mie aceh setelah tatap-tatapan dengan adek. Seperti saling bisa baca isi fikiran satu sama lain, "hayuk, makan mie aceh" Sekalimat absurd itu yang kemudian mengantarkan kami pada obrolan hati ke hati. Quality time cara kami. Membahas tentang keluarga Membahas tentang apa yang dia rasakan saat ini Membahas tentang trauma masa lalu kami dan pandangan kami tentang keluarga ini Ku kira aku sendiri yang merasa tak berpihak pada Mama Menyesali beberapa sikap beliau Namun ternyata adek juga sama Meski kami berdua sepakat untuk menyudahi, diam sembari memikirkan bagaimana cara yang tepat untuk menyampaikan hal tersebut ke mama Lalu dia membahas bahwa, sepertinya latar belakang keluarga yang tak jauh beda itu yang akhirnya membuat dia bisa akrab dengan Ute, anak perempuan yang kerap kali hadir dikeluarga kami belakangan ini. Menutup sesi itu, seingatku adalah paling tidak 3kali kusampaikan pesan yang sama "Mbak nitip cuma dua. Satu jangan sampai ngebuat Mbak melalui...