Langsung ke konten utama

hei, kamu

masih yang susah tidur
pas bangun tidur masih yang nggak percaya
masih yang bertanya-tanya "ah beneran?"

jangankan z,
eonni Eta, Geu, Duduw, Sangki dan Surya pun ngerasa hal yang sama
eonni Eta bilang "ah, so sweet.. zia udah gede.. terharu.."

masih yang susah ngatur ekspresi wajah
bawannya kombinasi pengen senyum seharian dan cengo setiap waktu
belum kebayang selanjutnya akan bagaimana

di cekokin pengalamannya eonni Eta
padahal niatnya ketemuan mau belajar bareng
ya udah dengerin dengan baik
eonni bilang dia melihat cerminan dirinya di diri z, jadi dia gak mau z melakukan ini itu
kesalahan yang pernah dia lakukan sebelumnya

z sayang banget sama eonni
dia seolah mengerti apa yang tengah z rasakan, ragukan, pikirkan
z suka nama kami yang nyaris mirip
dan tanggal lahir yang sama
dengan kenyataan dia lahir setahun lebih dulu dari z,
dia mengajarkan z banyak hal yang sudah ia temui sebelumnya

malam ini, kata eonni,
"lo harus lebih banyak sabar z. tapi gue percaya kok lo orangnya sabar"
z hanya tersenyum
eonni paham betapa dalam hati z pesta kembang api tengah berlangsung
dia mengerti pesta kembang api itu hanya ada di hati z,
tidak semua orang akan melihatnya
z mampu untuk terlihat biasa saja meskipun sebenarnya tengah bersorak girang
eonni mengerti itu

z suka kalimatnya, yang diucapkan dengan ekspresi wajah seolah tidak terima
"gue ngeliat lo sebagai cerminan diri gue z"


jangan pernah terlintas sedikitpun untuk membuat z kecewa
karena z begitu mencintai orang-orang yang menyayangi z
maka saat z kecewa mereka adalah orang yang akan sewot.
jelas saja karena tidak ada yang akan tahan mendengar z merengek tiap sebentar :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ada

Ada waktu waktu yang seharusnya kita lupakan Seperti membalik halaman novel kedua puluh menuju halaman dua puluh satu Atau bahkan langsung meloncat ke halaman empat ratus dua puluh enam, sedang halaman ke empat ratus dua puluh tujuh tempat frasa The End berada Ada senja senja yang mestinya terlewat begitu saja Meski hujan rintik, lampu taman meredup, bangku taman basah, anak-anak bermain bola dengan girang, Ada bunga bunga terlarang untuk kita simpan Yang kadang misteriusnya melebihi mawar, wanginya melebihi semerbak melati, teduhnya melebihi kamboja Ada Ada hal hal yang patutnya diacuhkan Tapi mantra apa yang perlu diucap? Jika saja mantra itu benar adanya ... Ada. Lafadznya 19 November 2015 ngga sengaja nemu puisi ini di laptop. puisi yang ditulis pada saat dirumah dan cuti kuliah.

Untukmu dek, yang mulai merasa lelah dan bosan

apa kabar adikku sayang? "sudah November Kak. Kabar kami semakin kacau. 3 minggu lagi TO Propinsi, kemaren ni siap ujian mid kak. Sekarang nilai yang diterima nilai-nilai asli aja lagi. masih banyak pelajaran yang belum ngerti Kak ........dst" (tersenyum, menatapmu lembut) kemudian engkau menghela napas pelan, "ibuk tu ngajarnya gak jelas Kak. Udah kelas 3 masih aja tetap suka ngantuk di kelas Kak. masih sering tidur dikelas. masih main kartu dikelas, masih nonton pas guru ndak masuk, masih jarang ke mesjid buat dhuha padahal kelas sudah semakin dekat jaraknya dengan mesjid. tapi masih lebih dekat ke nena sih Kak...." (masih menyimakmu berbicara) "masih suka telat lah beberapa kali Kak. Kadang curi-curi waktu buat cabut, soalnya pelajarannya membosankan. Adalah beberapa kali ngebuatkan surat izin teman. masih suka ngebaca novel atau komik pas lagi belajar. Sekarang malah lagi sering-seringnya cek TL twitter

Email, pagi ini.

Dear Mr. Manager Good morning Setelah menimbang dan berfikir berulang kali, saya minta maaf. I just feel so drained that i don't have energy to fill this paper. To stand by myself, for explained what i did. I feel like i lost myself at this point. I am sorry but on serious note, typing this email with teary eyes. ...