Langsung ke konten utama

quote Pajak~

pagi ini ujian hukum pajak. seperti yang pernah z tulis sebelumnya, kelas pajak z merupakan kelas dengan dosen ter-php sedunia. dateng diakhir-akhir waktu, kalau ngejelasin slidenya cepet banget ganti. tapi kalau ujian emang sesuai sama materi yang beliau kasih, jadi gak terlalu aneh-aneh.
masalahnya mata kuliah hukum pajak itu sendiri adalah mata kuliah yang diambang batas mata kuliah wajib atau mata kuliah pilihan, menurut z begitu.
pasalnya, dibilang mata kuliah wajib dengan fakta dapet dosen yang super php dan teman-teman (z juga) yang sering skip kelas ini, kaya kurang pas gitu. tapi dikategorikan mata kuliah pilihan, semester depan syarat buat ngambil Pajak Lanjutan adalah mata kuliah ini. nah tuh, bingung deh.
agak heran juga kenapa banyak yang ngulang matkul Pajak. rata-rata yang ngulang, udah ngambil matkul ini sebelumnya di semester pendek. biasanya matkul wajib gak ada yang masuk ke jadwal semester pendek. tuh makin heran.
dan sepagi tadi, saat z baru mulai membaca materi yang akan diujikan seperti biasa ngebuka twitter. memastikan lagi gak ada perubahan ruangan apa gimana-gimana dan sekedar jadi hiburan supaya gak ngantuk ngadepin pph 21, 23, 25, 26 dan teman-temannya.
apa yang z temukan? quote @akunpad2012 tentang mata kuliah ini :
10 jam
Semangat bro2 yang ujian pajak hari ini, inget yaa pajak hal yg tidak bisa dihindari selain kematian dan mantan.Cc @mandaays
hh.. cuma bisa geleng-geleng takjub ngebaca nya. mana pagi-pagi mention ke Manda lagi. ini ambigu.
ngobrolin pajak, ya emang ada benernya juga sih. pajak adalah hal yang tidak bisa dihindari selain kematian dan mantan. pajak itu, sejauh apa pun berusaha ngehindarinnya, dengan sengaja memalsukan semua data pendapatan, sengaja gak bikin NPWP tetap aja, Ditjen Pajak bisa dengan mudahnya ngasih NPWP meskipun wajib pajak yang bersangkutan tidak melaporkan diri. jadi ya gitu, sejauh-jauh nya ngehindar bakal ketemu juga. kaya mantan. eiii, gak bisa ngasih komentar. belum punya mantan sih. hahaa

err..
seriusan tiba-tiba lupa mau nulis apa tadi. hh -..-

nah selesai sampai disini dulu. ntar kapan-kapan lanjut cerita pajak atau matkul lain dengan quote nya masing-masing.
semoga besok ujian Statistik II z bisa suksesss dan cepet sehat dari badai flu inii~~
aamiin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Untukmu dek, yang mulai merasa lelah dan bosan

apa kabar adikku sayang? "sudah November Kak. Kabar kami semakin kacau. 3 minggu lagi TO Propinsi, kemaren ni siap ujian mid kak. Sekarang nilai yang diterima nilai-nilai asli aja lagi. masih banyak pelajaran yang belum ngerti Kak ........dst" (tersenyum, menatapmu lembut) kemudian engkau menghela napas pelan, "ibuk tu ngajarnya gak jelas Kak. Udah kelas 3 masih aja tetap suka ngantuk di kelas Kak. masih sering tidur dikelas. masih main kartu dikelas, masih nonton pas guru ndak masuk, masih jarang ke mesjid buat dhuha padahal kelas sudah semakin dekat jaraknya dengan mesjid. tapi masih lebih dekat ke nena sih Kak...." (masih menyimakmu berbicara) "masih suka telat lah beberapa kali Kak. Kadang curi-curi waktu buat cabut, soalnya pelajarannya membosankan. Adalah beberapa kali ngebuatkan surat izin teman. masih suka ngebaca novel atau komik pas lagi belajar. Sekarang malah lagi sering-seringnya cek TL twitter

Ada

Ada waktu waktu yang seharusnya kita lupakan Seperti membalik halaman novel kedua puluh menuju halaman dua puluh satu Atau bahkan langsung meloncat ke halaman empat ratus dua puluh enam, sedang halaman ke empat ratus dua puluh tujuh tempat frasa The End berada Ada senja senja yang mestinya terlewat begitu saja Meski hujan rintik, lampu taman meredup, bangku taman basah, anak-anak bermain bola dengan girang, Ada bunga bunga terlarang untuk kita simpan Yang kadang misteriusnya melebihi mawar, wanginya melebihi semerbak melati, teduhnya melebihi kamboja Ada Ada hal hal yang patutnya diacuhkan Tapi mantra apa yang perlu diucap? Jika saja mantra itu benar adanya ... Ada. Lafadznya 19 November 2015 ngga sengaja nemu puisi ini di laptop. puisi yang ditulis pada saat dirumah dan cuti kuliah.

kepada Sang Malam

malam ini waktu akan berjalan terus. menjadi pagi kemudian malam dan pagi lagi. begitu seterusnya hingga entah pada kali yang ke berapa pergantian itu akan terhenti dan tak berulang atau berlanjut. malam ini, masih sama seperti malam malam sebelumnya ketika waktu menjadi semakin singkat dan kita dipaksa untuk menikmati saat saat menyesakkan di sisa waktu kebersamaan malam ini, tetap malam yang sama, rembulan tak bercahaya, langit berawan atau bintang yang disembunyikan kabut malam : tetap sepi. senyap. malam ini, tak jauh berbeda-atau bahkan tak ada beda- dengan malam malam sebelumnya. malam ketika kita harus menyerah pada waktu dan angkat tangan terhadap keputusan. janji janji yang dijanjikan. malam ini, Kawan meski tak pernah menutup kemungkinan malam esok akan menjadi Lawan. malam ini, malam sebelumnya, malam malam berikutnya. malam dibawah atap langit, yang jika beruntung akan dibanjiri cahaya rembulan atau deras hujan malam ini hanya malam ini saja yang ditemani bulir...