Langsung ke konten utama

Mas (2)

Andai saja itu marathon, entah sudah sejauh apa Ia berlari. Tiga tahun Zionk, menurut kamu itu masih pelarian? Keliling dunia, iya! (Geu, FH, 2015)
Mungkin beberapa hari yang lalu kamu sedang merindu saja
merindu pada kenangan-kenangan
entah kenangan mana yang tengah membuatmu pilu
empat tahun yang lalu? tiga tahun terakhir?
Gosh! Kamu bahkan tidak pernah sendiri!

Hey, kita sudah pernah membahas tentang kenangan-kenangan, tiga tahun yang lalu. Perlu aku perjelas? 12 Januari 2012, 19:39
Lengkap dengan rengekan mu. Butuh aku ingatkan? Baiklah.

Merindukan yang tidak mungkin bisa di capai dan tidak mungkin terulang kembali, seperti yang dulu. Mustahil 
Lihat kedepan, jangan terlalu lama merindu pada satu kenangan. Ketika terlalu lama merindu pada satu kenangan, maka secara tidak langsung kamu menolak kenangan-kenangan yang lebih indah di depan sana. 
Tetapi kenangan-kenangan yang di masa lalu itu, tidak mesti dilupakan juga dan kenangan itu, sulit di lupakan. 
Aku tidak mengatakan untuk harus melupakan. Hanya saja jangan merindu terlalu lama pada masa lalu. Masa depan menjanjikan kenangan yang lebih indah. 
Tapi kenangan di masa depan itu belum tentu juga seindah kenangan-kenangan di masa lalu. 
Ketika kamu punya kenangan masa lalu yang indah, kamu bisa membuat kenangan masa depan jauh lebih indah. Karena kenangan itu, sebagian besar dibuat atas kehendak hati masing-masing. 
Aku tampaknya sudah terbiasa mengulang pekerjaan yang sama. Pekerjaan perempuan. Menata banyak hal yang kamu, kalian dan orang lain buat berantakan. Jangan sering-sering ngeberantakin. Kalau-kalau nanti aku lelah, hingga kebal dan tidak merasakan ada yang berantakan lagi. Karena saat itu terjadi, kamu akan menyadari, kamu sudah hilang makna, sepenuhnya, dari hati ku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ada

Ada waktu waktu yang seharusnya kita lupakan Seperti membalik halaman novel kedua puluh menuju halaman dua puluh satu Atau bahkan langsung meloncat ke halaman empat ratus dua puluh enam, sedang halaman ke empat ratus dua puluh tujuh tempat frasa The End berada Ada senja senja yang mestinya terlewat begitu saja Meski hujan rintik, lampu taman meredup, bangku taman basah, anak-anak bermain bola dengan girang, Ada bunga bunga terlarang untuk kita simpan Yang kadang misteriusnya melebihi mawar, wanginya melebihi semerbak melati, teduhnya melebihi kamboja Ada Ada hal hal yang patutnya diacuhkan Tapi mantra apa yang perlu diucap? Jika saja mantra itu benar adanya ... Ada. Lafadznya 19 November 2015 ngga sengaja nemu puisi ini di laptop. puisi yang ditulis pada saat dirumah dan cuti kuliah.

Untukmu dek, yang mulai merasa lelah dan bosan

apa kabar adikku sayang? "sudah November Kak. Kabar kami semakin kacau. 3 minggu lagi TO Propinsi, kemaren ni siap ujian mid kak. Sekarang nilai yang diterima nilai-nilai asli aja lagi. masih banyak pelajaran yang belum ngerti Kak ........dst" (tersenyum, menatapmu lembut) kemudian engkau menghela napas pelan, "ibuk tu ngajarnya gak jelas Kak. Udah kelas 3 masih aja tetap suka ngantuk di kelas Kak. masih sering tidur dikelas. masih main kartu dikelas, masih nonton pas guru ndak masuk, masih jarang ke mesjid buat dhuha padahal kelas sudah semakin dekat jaraknya dengan mesjid. tapi masih lebih dekat ke nena sih Kak...." (masih menyimakmu berbicara) "masih suka telat lah beberapa kali Kak. Kadang curi-curi waktu buat cabut, soalnya pelajarannya membosankan. Adalah beberapa kali ngebuatkan surat izin teman. masih suka ngebaca novel atau komik pas lagi belajar. Sekarang malah lagi sering-seringnya cek TL twitter

Email, pagi ini.

Dear Mr. Manager Good morning Setelah menimbang dan berfikir berulang kali, saya minta maaf. I just feel so drained that i don't have energy to fill this paper. To stand by myself, for explained what i did. I feel like i lost myself at this point. I am sorry but on serious note, typing this email with teary eyes. ...